Dyah Arum : Jangan Takut!, KPK Angker di Mata Dekat di Hati!

Nampak Aktivis juga ketua himpunan Pascasarjana se Indonesia (HMPI) Dyah Arum Sari, S.S M. PD saat Foto Bersama dalam Memperingati (HARKODIAH)

MALANG-NEWS.COM – Usai memberantas kasus suap diberbagai wilayah, khususnya di Kabupaten Malang beberapa bulan lalu, saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang sosok wanita yang tak asing ditelinga masyarakat.

Namun jangan salah prasangka, undangan KPK kali ini bukan melakukan pemeriksaan, melainkan untuk memperingati Hari Anti Korupsi se-Dunia (HARKODIA) yang digelar di Gedung Bidakara, Jakarta (05/12/2018).

Acara yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo itu, dihadiri partai politik, Lembaga Negara, Kementerian, APH, BUMN, CSO, dan Lembaga Pendidikan sebagai bentuk kesungguhan KPK dalam mengajak seluruh elemen bangsa agar bersama membasmi korupsi.

“Kami sangat mengapresiasi KPK yang sukses menyelenggarakan acara peringatan HARKODIA 2018 ini, demi menambah nilai-nilai kebajikan kepada masyarakat luas dan memberikan informasi terkait tindak pidana korupsi serta edukasi anti korupsi kepada semua elemen,” terang Jokowi sapa’an akrabnya.

Sementara itu, Activis perempuan juga Ketua Himpunan Mahasiswa Pascasarjana se Indonesia (HMPI), yang sangat memiliki semangat anti korupsi tinggi mengajak seluruh elemen untuk turut berpartisipasi serta meningkatkan keberanian dalam melaporkan tindak pidana korupsi yang akan terjadi.

“Jangan takut!, KPK itu angker dimata, tapi dekat dihati. Ada gejala korupsi, laporkan!,” kata Dyah sembari memotivasi para elemen bangsa.

Tidak hanya itu, Dyah Arum Sari, S.S, M. Pd juga menambahkan, untuk Efektifitas dan efisiensi laporan atau pengaduan dirinya mengingatkan tentang adanya hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengetahui gejala praktik korupsi disekitar.

“Uraikan kejadiannya, pilih pasal-pasal yang sesuai, penuhi unsur-unsur tindak pidana, sertakan bukti awal jika ada, sertakan identitas bila tidak keberatan dan langsung kirimkan ke KPK. Respon KPK relatif cepat kok dalam menindak lanjuti setiap laporan dari masyarakat,” imbuhnya dengan penuh meyakinkan.

Masih lanjut Dyah, politisi Partai Perindo yang kini tengah mencalonkan Anggota DPR-RI dapil Malang Raya no. 7, juga memberikan tinjauan kepada KPK atas kinerja lembaga antirasuah yang selalu berani bertindak tegas kepada para pelaku korupsi.

“KPK terus menggebrak, walaupun korupsi terus bergerak. Sejauh ini upaya KPK sangat luar biasa, Perindo sangat mengapresiasi setiap tindakan penegakan hukum untuk memberantas praktik korupsi di Bumi Pertiwi ini. Semoga kedepan kinerja KPK semakin optimal dan kuat. Selamat memperingati Hari Anti Korupsi se-Dunia untuk kita semua,” tutup Dyah. (Mad/Sac).