Kapolres Batu Lepas Anggota Purna Tugas dengan “Pedang Pora”

Wisudawan, saat tengah berjalan di bawah pedang yang bersilang ke atas. Sebagai wujud penghormatan khas di internal TNI - Polri. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS
Wisudawan, saat tengah berjalan di bawah pedang yang bersilang ke atas. Sebagai wujud penghormatan khas di internal TNI – Polri. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS

MALANG NEWS – Upacara “Pedang Pora” yang khas di internal TNI – Polri, digelar di halaman Mapolres Batu, Senin (14/01/19).

“Pedang Pora” berupa barisan personel prajurit upacara yang saling bersilang pedang ke atas, memang terasa “sakral”. Wisudawan berjalan di bawah pedang yang bersilang ke atas. Itulah wujud penghormatan khas di internal TNI – Polri.

Mereka yang berjalan di bawah “Pedang Pora” sebanyak sembilan orang.

Mereka dihormati dan dilepas sebagai anggota purna tugas (purnawirawan) lewat upacara khas tersebut. Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto, SIK , MSi, bertindak sebagai inspektur upacara.

Pada kesempatan tersebut Kapolres secara simbolis menyerahkan tanda penghargaan dan cinderamata kepada sembilan orang anggota yang mengakhiri masa dinas aktifnya. Selanjutnya, bersama seluruh anggota dan Bhayangkari dilanjutkan dengan acara pelepasan upacara “Pedang Pora” tersebut.

Kapolres menyampaikan, upacara itu pada hakikatnya merupakan penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang tinggi dari kesatuan atas pengabdian mereka selama dinas aktif.

“Atas nama pimpinan dan pribadi, saya menyampaikan penghargaan serta rasa hormat yang tinggi atas pengabdian pada bangsa dan negara, kepada seluruh anggota yang telah memasuki masa purna tugas,” Kata Buher sapaan akrab Kapolres Batu.

Menurut ia, upacara tersebut juga menindaklanjut perintah pimpinan. Secara nasional, di tingkat Mabes Polri, juga dilaksanakan upacara purna bakti kepada para perwira tinggi Polri yang memasuki masa purna tugas.

Tradisi upacara “Pedang Pora” ia sebut sebagai bentuk wujud nyata penghargaan satuan institusi Polri kepada anggotanya yang telah berjasa dalam pengabdiannya saat melaksanakan tugas.

“Seperti peribahasa, tak ada gading yang tak retak, maka atas nama kesatuan dan keluarga besar Polres Batu memohon maaf. Kami juga akan terus bersama rekan – rekan sekalian (purnawirawan) karena bagian dari keluarga besar Polri. Jadi kapan saja, kami selalu terbuka ” imbuh mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan ini.

Sembilan orang anggota yang memasuki purna tugas tersebut terdiri atas Kompol Hartana (Kapolsek Junrejo), AKP Suroso (Kasikeu Polres Batu), Aiptu Suwarno, Aiptu M. Ansori, Aiptu Agus Dwi, Aiptu Udik Ento, Aiptu Agung Sulakso, Aiptu Wibawa Nusantara dan Bripka Sudarminto.

Mewakili anggota yang purna tugas, AKP Suroso mengungkapkan dirinya merasa terharu dan menyampaikan ucapan terima kasih terutama kepada Kapolres Batu dan segenap jajaran anggota atas digelarnya upacara tersebut. Ia berharap, semoga tetap terjalin ikatan persaudaraan antara purnawirawan dengan anggota yang masih berdinas aktif.

“Kami mewakili sembilan anggota yang purna terhitung mulai dari bulan April 2018 hingga Januari 2019, mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan petunjuknya sehingga kami dapat mengahiri tugas pengabdian ini dengan sempurna,” pungkas AKP Suroso .

Seusai mengikuti upacara “Pedang Pora”, sembilan purnawirawan tersebut diantarkan menuju rumah masing – masing menggunakan mobil patroli Polres Batu.

Pewarta : Eko Sabdianto

Editor : Andi Rachmanto

Publisher : Andri Priyo Utomo