​Bawa Kabur Zebra, Warga Tumpang Kabupaten Malang Di Tangkap Polisi

Kapolres Kota Batu, AKBP Budi Hermanto, Saat Menggelar Press Release
Kapolres Kota Batu, AKBP Budi Hermanto, Saat Menggelar Press Release

Batu, MALANG-NEWS.COM – Hanya bermodalkan Rp 500 ribu, Y (31), warga Tumpang, Kabupaten Malang, berhasil membawa kabur satu unit mobil Daihatsu Zebra, milik seorang rekanan, yakni, Arief Hidayat, warga Desa Bumiaji, Kota Batu.

Namun, tindakannya terendus oleh petugas kepolisian. Tak berselang lama anggota satreskrim Polres Batu berhasil menggelandang pelaku penipuan ini ke Mapolres Batu, guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto mengatakan, pelaku berhasil diamankan pada tanggal 13 Juni 2017, di Kec. Donomulyo, Kabupaten Malang.

“Berdasarkan laporan korban, sekira bulan April 2017, bahwa telah terjadi penipuan, mobil korban dibawa kabur tersangka,” terangnya kepada wartawan saat rilis gelar perkara di Mako polres Batu. Kamis (27/7)

Dijelaskan Buher sapaan akrabnya, modus penipuan pelaku ialah berpura-pura sebagai pembeli mobil korban. Lalu, korban memberi kepercayaan kepada pelaku untuk membayar sisa pelunasan pembayaran selama satu minggu ke depan.

“Waktu itu, si pelaku ini diserahi langsung membawa mobil tersebut, hanya dengan menyetor uang DP sebesar Rp 500 ribu,” papar Buher.

Peluang ini ternyata dimanfaatkan dengan baik oleh tersangka. Tanpa sepengetahuan korban, mobil itu dijual kepada orang lain, dan laku seharga Rp 13 juta.

“Setelah laku, tersangka tidak lantas menyetor uang hasil penjualan dan malah kabur dipakai foya-foya hingga habis,” bebernya.

Petugas berhasil mengamankan pelaku dalam kurun waktu penyelidikan selama satu bulan. Lengkap bersama barang bukti yang disita dari pihak pembeli ketiga.

Yakni satu unit mobil Daihatsu Zebra warna emas Nopol L 1066 PB, lengkap dengan STNK dan BPKB, satu unit handphone Asus hitam.

Atas tindakannya, tersangka akan dijerat Pasal 378 KUHP Jo Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. Dengan ancaman 9 tahun penjara, tandas Alumnus Akpol 2000 ini.