​Begini Kata Murid SDN 01 Pandanrejo, Yang Keracunan Setelah Minum Susu Produksi KUD Kota Batu

Murid SDN 1 Pandanrejo, usai mendapat perawatan dari Pukesmas Bumiaji Kota Batu
Murid SDN 01 Pandanrejo, usai mendapat perawatan dari Pukesmas Bumiaji Kota Batu

MALANG-NEWS.COM –  Sebanyak enam belas murid kelas 2 dan 5 SDN Pandanrejo 01 dilarikan ke UGD Puskesmas Bumiaji. Pasalnya murid tersebut diduga keracunan susu pasteurisasi produksi dari KUD Batu, yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Pemkot Batu, sebagai program peningkatan gizi pelajar.

Kepala Sekolah SDN Pandanrejo 01 Komsiyatin menjelaskan, jika awalnya dirinya khawatir jika muridnya mengeluhkan sakit perut melilit, mual dan pusing. Akhirnya ia bersama beberapa guru langsung membawa ke 16 murid tersebut ke Puskesmas Bumiaji Kota Batu.

“Sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi kami langsung membawa murid ke Puskesmas, dan langsung ditangani oleh perawat dan dokter,” kata Komsiyatin. Rabu (6/9/17)

Dari total 204 murid, 16 murid yang mengalami sakit usai meminum susu. “Sebanyak 13 murid kelas 2, dan 3 murid kelas 5,” imbuhnya.

Komsiyatin melanjutkan, muridnya langsung diberi obat dan menjalani pemeriksaan oleh dokter.

“Pihak sekolah langsung menghubungi wali murid untuk segera datang ke Puskesmas,” tambahnya

Dokter Puskesmas Bumiaji, dr Rindang Rihadini yang melakukan perawatan menuturkan jika pihaknya langsung memberikan obat Norit untuk meminimalisir racun yang ada di dalam perut para murid.

“Usai dicek kami langsung berikan Norit kepada seluruh murid sembari mengecek keadaannya. Norit berfungsi menetralkan racun yang ada dalam tubuh manusia,” tandasnya.

Saat ditanya apa penyebab murid keracunan dirinya mengungkapkan, belum tahu secara rinci penyebab utama murid mengalami keracunan.

“Ceritanya mereka sakit usai minum susu dari KUD Batu. Apakah susu mengandung racun dan layak diminum sekarang sampel susu dari sisa yang diminum sudah di amankan untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Surabaya,” ungkapnya.

Salah 1 murid kelas 2 SDN Pandanrejo 01 bernama Afgan Azrilfirmansyah mengatakan awalnya dia meminum susu yang diberikan oleh guru rasa coklat. Usai diminum manis tetapi sudah habis baru terasa sangat asam rasa susunya dan beraroma tidak begitu enak.

“Tiba-tiba sakit perut dan pusing,” jelasnya sembari berbaring.

Saat ditanya apakah nanti kalau diberi susu dirinya mau minum lagi, Afgan menjawab dengan lantang tidak mau. “Gak mau, nanti saya sakit lagi,” keluhnya didepan wartawan. (MN)