​Begini Program Kerja Kapolres Kota Batu, AKBP Budi Hermanto, SIK, M.Si

Kapolres Kota Batu, AKBP Budi Hermanto, SIK, M.Si
Kapolres Kota Batu, AKBP Budi Hermanto, SIK, M.Si

MALANG-NEWS.COM – Diawal kepemimpinannya sebagai seorang Kapolres yang sekarang bertugas di Kota Batu, berbagai inovasi dalam melayani masyarakat terus dilakukan Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto. Perwira Polri yang dikenal ramah dan murah senyum ini pasca serah terima jabatan (Sertijab) yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Selasa (13/6/17) lalu, langsung melakukan berbagai program kerja.

Itu sebagai bentuk pengabdiannya, Ia mengatakan bahwasanya Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus ada implementasi yang dilakukan dengan cepat.

“Untuk program kerja, saya sebagai Kapolres Batu, pertama kita berangkat dari Nawacita pak Presiden Jokowi itu ada dibutir pertama, keempat dan sembilan. Butir pertama itu bahwa negara harus hadir untuk melindungi segenap warga negara Indonesia, butir keempat itu negara tidak boleh lemah sehingga mereformasi sistem yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya dan poin ke sembilan, memeperteguh kebhinekaan. Nah, kita lihat sekarang ini banyak kejadian intoleransi sehingga itu polisi harus dihadirkan,” ujarnya. Sabtu, (11/8/17)

Orang nomor satu di Polres Batu ini, lebih lanjut menjelaskan, dari Nawacita itu kita jabarkan ke program bapak Kapolri Jenderal Tito Karnavian yakni Promoter (Profesional, Medern dan Terpercaya), dari situ ada progam juga dari Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin ‘Patuh’ (Proaktif, Amanah, Tegas, Unggul dan Humanis).

“Program kerja itu semua yakni diantaranya, Program REAKTIF (Responsif, Interaktif dan Informatif). Program tersebut bagaimana polisi itu bertindak secara Responsif, Interaktif dan Informatif, sehingga nantinya punya slogan, bahwa seluruh anggota Polres Batu itu harus wajib mengemban fungsi polisi pariwisata,” terangnya.

Ketika ditanyakan mengapa harus ada polisi pariwisata?

“Kita harus lihat karakteristik wilayah yang ada di Kota Batu ini, karena banyak objek wisata, setelah Pulau Bali. Sebagai Kapolres yang ada di Batu, saya harus mengawal kebijakan bapak Walikota batu, Bapak Eddy Rumpoko, dan dalam hal itu saya mencanangkan polisi pariwisata. Jadi, ya membuat suatu program kerja bahwa polisi itu harus pro-aktif, harus interaktif, ya harus bersentuhan dengan masyarakat Kota Batu, serta harus informastif yakni, memberikan informasi apa saja bagi masyarakat,” tegas dia.

Iapun menambahkan, makanya polisi itu hampir sama dengan mister google, yang harus mengetahui apa saja. Karenanya ini harus kita dukung dengan intelegensi, dengan publik speeking yang bagus dan etika yang ada.

“Ya, disamping itu semua kita akan menaruh polisi di setiap pos-pos pariwisata, kita juga akan rencananya sudah bekerjasama dengan tim dati Jakarta, salah satu programer aplikasi berbasis android tentang bagaimana kita melihat, saya orang Jakarta, Kalimantan, Sumatera, Papua jika ingin berwisata ke Batu, dia bisa mendownload aplikasi tersebut. Disitulah nanti ada informasi tentang kepolisian, ada info tentang lalu lintas, kegiatan Polres Batu dan sebagainya,” paparnya

Selain itu? “Ada juga informasi tentang hotel bintang lima sampai losmen, wisata kuliner, lalu objek wisata. tidak lupa kita juga membuat presenter untuk mendukung itu semua di Polres Batu. Presenter itu terdiri dari lima polwan dan dua polisi. Yakni, tujuannya itu memberikan informasi kepada masyarakat, tentang satu bagaimana objek pariswisata terkini, bagaimana arus lalu lintas terkini, serta bagaimana situasi kamtibmas yang ada di Batu,” urainya.

Intinya dalam setiap program kerja, pihaknya akan mengutamakan keamanan dan kenyamanan Kota Wisata Batu.

“Saya sebagai Kapolres Batu, akan membuat rasa aman disekitar objek pariwisata, tentang bagimana arus lalu lintas, sehingga bagi para pengunjung dan wisatawan, akan  berfikir, oh di Kota Wisata Batu aman tempat wisatanya, arus lalu lintas meski macet akan tetapi setiap anggota yang bertugas dari Polres Batu ada, itu yang utama,” tandas alumni Akpol 2000 ini.