​Dian RB MODELS UNITY, Fotografer Kota Batu, Promosikan KWB Lewat Seni Fotografi

Dian RB MODELS UNITY, (Kaos merah) Saat Mempromosikan Taman Hutan Kota Batu, Lewat Seni Fotografi
Dian RB MODELS UNITY, (Kaos merah) Saat Mempromosikan Taman Hutan Kota Batu, Lewat Seni Fotografi

Batu, MALANG-NEWS.COM – Batu dikenal sebagai salah satu Kota Wisata terkemuka di Indonesia, karena potensi keindahan alamnya yang luar biasa. Kekaguman bangsa Belanda terhadap keindahan dan keelokan alam Kota Batu, membuat wilayah kota Batu disejajarkan dengan sebuah negara di Eropa, yaitu Swiss dan dijuluki sebagai De Kleine Zwitserland, atau Swiss Kecil di Pulau Jawa.

Hal itulah yang membuat Dian fotografer asal Kota Batu, secara inisiatif ikut mempromosikan Kota Batu. Skill di dunia fotografi yang ia miliki, tak perlu diragukan lagi. Terlebih berbagai ajang hunting foto, di berbagai Kota di Indonesia, dan event pernah dia ikuti dan ia buat.

Fotografer yang juga pemilik agency model ini, kerap membuat event hunting foto, dengan mengambil spot di tempat-tempat wisata yang ada di Kota Batu. Yakni di antaranya, Coban Talun, BNS, Coban Putri, Taman Hutan Kota, Kusuma Agro Real Estate, Pure Giri Arjuno, Paralayang Gunung Banyak dan masih banyak lagi.

Kepada awak media, fotografer yang mendapat julukan Master FG ini menuturkan, Saya memang kerap mengadakan event hunting foto dengan mendatangkan model dari agency saya, dan untuk venue atau spotnya memang lebih sering di Kota Batu, terutama di tempat-tempat wisata. Tujuannya sebagai orang Batu, saya berinisiatif untuk mempromosikan Kota Batu terlebih Kota kelahiran saya, lewat seni fotografi, tutur dia. Selasa (1/8/17)

Ia juga menambahkan, bahwasanya keberadaan fotografer di Kota Batu ini sangat minim, lain dengan fotografer di Kota Malang dan Kota lainnya.

“Ya kalau di di bandingkan dengan Kota Malang, atau Kota lainnya banyak sekali fotografer, lain dengan Kota Batu. Setiap saya bikin event hunting foto, justru mereka (Fotografer) yang ikut malah kebanyakan dari luar Kota Batu, seperti Kota Malang, Surabaya, Mojokerto, Kediri, Jember, Probolinggo dan Kota lainnya. Fotografer dari Kota Batu sendiri malah dapat dihitung dengan jari, sangat sedikit sekali,” papar fotografer yang juga Bos RB Models Unity ini.

Ditanya harapan dan pesan apa terkait dengan minimnya para fotografer di Batu, ia berharap, “Ya semoga di Kota Wisata Batu ini banyak komunitas fotografer, yang nantinya ikut juga mempromosikan tempat-tempat wisata, yang ada di Kota Batu ini, lewat seni fotografi tentunya.

Yang terpenting mempunyai kamera, mau belajar tentang apa itu fotografi, dan jangan pernah malu jika mempunyai kamera murahan. “Intinya bisa mengoperasikan, seperti setting Sutter Speed, ISO, itu yang perlu dilakukan. Fotografi bukan seni pamer kamera, tapi seni melukis cahaya,” tandasnya.