​Kampung Warna-Warni Kota Malang, Jadi Jujugan Hunting Foto Model

Model Tengah Berpose, Dengan Mengambil Background Karakter Kartun Di Kampung Warna-Warni
Seorang Model Tengah Berpose, Dengan Mengambil Background Kartun Di Kampung Warna-Warni

MALANG-NEWS.COM – Kampung kumuh dinilai sebagian orang tidak bisa berkembang lantaran sumber daya manusia yang terlampau rendah. Namun hal itu tidak berlaku untuk RW 02 Kelurahan Jodipan yang sekarang menjadi Kampung warna-warni.

Sebelum menjadi kampung yang dikenal oleh banyak orang, RW 02 Kelurahan Jodipan dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Karena letak goegrafisnya yang berada tepat bersebelahan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Berkat kerja keras dan kreatifitas yang sangat cerdas, akhirnya pemuda Kampung Warna-Warni menuai hasil yang telah ia perjuangkan dengan memberi warna pada seluruh sudut kampung dengan corak berbagai macam gambar dan warna.

Namun hal itu tidak lepas dari peran serta Pemerintah Kota Malang yang mendukung penuh kampung tematik tersebut. Hal itu sekaligus menjadikan mental pemuda dan masyarakat berubah dengan seketika.

Salah satu warga setempat yang bertugas menjaga parkir motor, Syaiful (24) mengatakan saat ini ia dan juga rekannya sangat bangga dengan kampungnya yang setiap hari bisa dikunjungi oleh orang.

Bahkan, Pemerintah Kota Malang sangat mendukung kreativitas yang ditunjukkan oleh warga Kampung warna-warni sehingga dapat mengangkat Kota Malang untuk menjadi lebih baik lagi.

“Perubahannya sekarang ya cukup meningkat mas, sejak kampung kita berubah seperti ini. Dulu teman-teman di kampung ini rutinitasnya ya ngamen (jadi pengamen, red), nyepek (jadi polisi cepek, red) di perempatan sini. Apalagi dulu kampung sini hanya terlihat dari atas kayak gitu, sekarang sudah berubah total,” ujar Syaiful sembari menata motor parkirannya. Minggu (13/8/17)

Ia menambahkan, bahwasanya perubahan yang terjadi kepada kampungnya sangat berimbas ke finansial yang masuk untuk warga masyarakat Jodipan dan juga dirinya.

“Sekarang kenakalan juga berkurang, karena kan kita sudah punya pekerjaan ini. Dan lagi teman-teman rata-rata juga sudah berkeluarga, jadi sekarang berpikir untuk cari uang saja untuk menghidupi keluarga,” imbuhnya sembari tersenyum.                       

Kreativitas para pemuda Jodipan dengan mengubah kampungnya menjadi destinasi wisata, ternyata terbukti telah membuat kagum para wisatawan dari berbagai daerah.

Contohnya, Dian, Fotografer asal Kota Batu yang dikenal mempromosikan tempat wisata lewat seni Fotografi ini, sengaja datang dan meluangkan waktunya hanya karena ingin memotret bagaimana Kampung warna-warni tersebut.

Dia datang ke Kampung warna-warni ini bersama salah satu modelnya. Model tersebut mengaku sangat respect dan kagum dengan keberadaan kampung tematik di dekat daerah aliran sungai (DAS) brantas tersebut.

“Tidak terpikirkan saja mas sebelumnya kalau ada kampung yang bisa seperti ini. Kan biasanya kalau kampung-kampung yang rapet begini kesannya seperti kumuh, tapi setelah dibikin kayak gini ya ternyata bagus jadinya. Saya respect banget mas karena warga di sini juga sangat ramah,” kata Mega Adhelia dari RB MODELS UNITY Ini

Melihat banyak yang memakai caption Kampung warna-warni ini, membuat ia ingin terjun langsung melihat kondisi lokasinya.

“Awalnya kita tahunya dari Instagram, kan di situ terlihat bahwasanya kawasan kampung warna-warni sini sedang hits lah bahasanya. Makanya kita penasaran dan ke sini, ternyata ya bagus mas,” pungkasnya kepada MALANG-NEWS.COM