​Kapolda Jawa Timur Gelar Operasi dan Pembinaan Tentang Anev Kamtibmas TW II 2017 

Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, SH bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, saat menghadiri Gelar Operasi dan Pembinaan tentang Anev Kamtibmas TW II 2017
Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, SH bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, saat menghadiri Gelar Operasi dan Pembinaan tentang Anev Kamtibmas TW II 2017

MALANG-NEWS.COM – Gelar operasi dan pembinaan Tentang Anev Kamtibmas TW II 2017 dan Penanganan terorisme serta konflik Sosial dan dalam rangka menghadapi Pilkada serentak 2018 di wilayah Jawa Timur, di buka langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Drs. Machfud Arifin SH.

Kegiatan yang di laksanakan  di Hall Hotel Golden Tulip kota Batu ini di hadiri oleh para pejabat Utama Polda Jatim, Kapolrestabes/ Kapolresta/Kapolres beserta para kabag ops di jajaran Polda Jatim. Rabu (23/8/17).

Sebelum membuka kegiatan ini, Kapolda Jatim Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H. memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh jajaran Polda Jatim, tentang Anev semester 1 tahun 2017. Adapun arahan yang di sampaikan, atensi Kapolda Jatim dalam jangka pendek ada Peringatan hari raya Idul Adha, untuk jangka menengah peringatan hari raya natal dan tahun baru dan untuk jangka panjang adalah pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018.

Menurut Kapolda Jatim Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H.  bahwa saat ini masih kondusif menjelang Pilkada. Kewaspadaan yang perlu ditingkatkan itu di daerah tapal kuda. “Tingkat pemilihan kepala desa saja bisa ribut kok,” cetusnya.

Tentunya skala yang lebih tinggi, pemilihan pemimpin daerah Gubernur maupun Bupati/Walikota, Polri masih bisa berbenah dengan baik mengingat masih ada waktu untuk menyiapkan diri. Tahapan-tahapan persiapan akan bisa berjalan pada akhir-akhir tahun.

“Ya kami merencanakan kesiagaan pengamanan dari semua stakeholder, baik panglima, intelijen, KPU, Bawaslu akan semua libatkan. Diharapkan semuanya bisa bekerja independen. Semua personil keamanan dan penyelenggara Pilkada harus bersikap netral. Semua tahapan kami pantau keamanannya. Di kampanye kami antisipasi. Setiap tahapan akan kami amankan. Persiapan lebih awal lebih baik.
Semua harus berlaku jujur dan tidak ada kepentingan,” terangnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko menyampaikan, bahwa dalam kegiatan ini bertujuan untuk sharing, guna menyampaikan pandangannya tentang kerjasama TNI dan Polri kedepan, khususnya dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di jawa timur.

Dalam kesempatan ini, sengaja mengajak jajaran polri, TNI dan masyarakat untuk bersinergi membangun pemahaman bersama, agar pemilukada serentak 2018 nanti berlangsung tertib, lancar dan aman, sesuai dengan harapan masyarakat.

“Ya nantinya, akan di lakukan sosialisasi, perbedayaan masyarakat bersama dengan polri. Dengan harapan masyarakat lebih matang dan dewasa dalam berdemokrasi dan bisa menerima hasil pilkada. Sehingga menghadirkan pemimpin yang tidak hanya terpilih, terbaik tapi juga terhormat. Untuk pasukan yang akan di turunkan dari seluruh Jawa Timur sebanyak 5000 pasukan,” pungkasnya.