​Kecam Kekerasan Di Rohingya, KAMMI Kota Malang Gelar Aksi

KAMMI Kota Malang saat menggelar aksi, di perempatan Sumbersari UB
KAMMI Kota Malang saat menggelar aksi, di perempatan Sumbersari UB

MALANG-NEWS.COM – Tindakan kekerasan terhadap kaum muslim di Rohingya memicu banyak protes di belahan Negara bahkan Indonesia, termasuk di Kota Malang. Kini giliran Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Peduli Rohingnya, yang melakukan aksi di beberapa titik, salah satunya kawasan Perempatan Sumbersari UB Kota Malang.

Dalam aksi solidaritas ini diikuti kurang lebih 180 orang, aksi gabungan KAMMI Malang raya, dari beberapa kampus universitas yakni, UM, UIN, Poltek dan UMM.

Menurut Korlap Aksi, Dwiki Muhammad Angkasawan mengatakan, aksi ini sebagai bentuk kecaman kepada pemerintah Myanmar dan mengutuk aksi kekerasan yang terjadi disana.

“Kita disini sengaja melakukan aksi solidaritas terhadap kaum muslim yang terdzholimi, tujuannya untuk pencerdasan sekaligus memberitahu kepada warga Kota Malang. Bahwa kita harus melek keadaan sebab, muslim rohingya dalam keadaan tidak baik-baik saja. Banyak pemuda yang di bantai, mereka akhirnya sampai mengungsi ke Bagladesh. Banyak juga wanita yang diperkosa bahkan dibunuh, anak-anak kecil juga di bunuh, itu yang terjadi disana,” kata Dwiki. Kamis (7/9/17) disela-sela aksi tersebut.

Hari ini kita menunjukkan solidaritas kita dengan menggalang dana. Karena memang aksi kemanusiaan ini butuh bentuk nyata serta bantuan. Kita juga bekerjasama dengan lembaga penyalur dana ACT, semoga dana yang terkumpul sedikit ini, bisa menunjukan bentuk kepedulian kita, kepada umat muslim rohingya disana. Adapun dana yang terkumpul dalam aksi kali ini sebesar Rp.12.947.000,-.

Dirinya juga juga berharap, semoga Pemkot Malang bisa mengkoordinir kegiatan ini, bukan sekedar terpisah. Ketika aksi ini berbentuk kebaikan siapapun pelaksananya akan menjadi baik pula.

Dia juga mengakui, bahwasanya aksi solidaritas tersebut kali pertama ini di gelar di Kota malang. Namun sesuai arahan dari KAMMI pusat akhirnya dikoordinir di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Ya mulai dari hari ini sampai dengan tanggal 15 September nanti, berbagai aksi serupa bakal kita gelar di seluruh daerah, dengan penggalangan dana, yang mana nantinya akan kita kirimkan secara kolektif.
Kedepan kita bakal melakukan aksi hearing kepada DPRD Kota Malang,” imbuh mahasiswa UB ini. (Andi)