​KONI Kota Batu Bantah, Jika menerima Dana Proyek GOR Gajah Mada Rp 5 Juta

Zainul Arifin, Ketua KONI Kota Batu
Zainul Arifin, Ketua KONI Kota Batu

MALANG-NEWS.COM – Terkait dengan penangkapan terhadap pejabat Pemkot Batu dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Kemenkumham, kini beredar luas data tabel penerima suap yang total nilainya mencapai lebih dari Rp 805 juta.

Di dalam data tersebut menyebutkan, bahwa salah satu penerimanya adalah KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Batu. Organisasi yang menaungi cabang olahraga (cabor) di Kota Batu ini, dicatut namanya telah menerima uang sebesar Rp 5 juta.

Zainul Arifin, Ketua KONI Kota Batu ketika dikonfirmasi awak media, membantah tudingan tersebut, bahwasanya telah menerima bagian dari proyek GOR Gajah Mada. Dirinya bahkan mengaku tidak tahu apa-apa, dan mengelak jika KONI juga dicatut dalam pengeluaran anggaran dana rekanan tersebut.

“Justru saya sendiri memang belum mengetahui soal itu, tapi yang jelas tidak ada aliran dana ke KONI,” kata Jinung panggilan akrabnya. Jumat (25/8/17)

Lebih lanjut Ia juga menambahkan, bahwasanya KONI ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan proses pembangunan GOR Gajah Mada tersebut, sebab KONI hanya sebagai pengguna saja.

“Ya memang seyogyanya KONI itu kan menaungi olah raga, tidak mungkin terlibat apalagi dalam pekerjaan proyek tersebut,” imbuh mantan Direktur PDAM Kota Batu ini.

Sekedar diketahui bersama, bahwasanya data penerima dana dari PT Gunadharma Anugerahjaya tersebut, diketik rapi dalam bentuk tabel. Bahkan ditanda tangani oleh Pejabat Pemegang Komitmen (PPK) dari Dinas Cipta Karya Pemkot Batu.