​Museum Angkut, Tetap Jadi salah satu Objek Wisata Favorit Di Kota Wisata Batu

Seorang Pengunjung Tengah Berfoto, Dengan Background
Seorang Pengunjung Tengah Berfoto, Dengan Background “Gangster Town” Di Museum Angkut

MALANG-NEWS.COM – Museum Angkut+ Movie Stars Studio di Kota Batu tetap menjadi jujugan bagi wisatawan disaat waktu liburan, untuk berwisata. Kunjungan tetap ramai, hampir ribuan orang datang untuk melihat langsung beragam koleksi kendaraan modern maupun tradisional yang dipajang.

“Setiap liburan atau weekend dan high season, kunjungan wisatawan masih cukup tinggi dari berbagai daerah,” kata Supervisor Public Relation Museum Angkut Nunuk Liontin, Sabtu (12/8/17).

Bagi pecinta mobil klasik, pecinta sejarah, dan penggemar film Hollywood akan menemukan kesukaannya di museum yang berdiri di atas lahan seluas hampir empat hektar ini. Banyak koleksi juga membawa museum ini sebagai museum transportasi pertama di Asia Tenggara. Dan juga menjadi surga bagi masyarakat untuk berselfie foto selama berada di area museum.

Sejak awal diresmikan 9 Maret 2014 lalu, Museum Angkut sudah ramai dikunjungi hingga saat ini. Tiket dibandrol dengan harga Rp 60 ribu untuk Senin-Kamis, sementara weekend serta libur nasional tiket menjadi Rp 80 ribu.

Waktu buka mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB, dan saat masuk pengunjung langsung bisa melihat hall besar, di sana terpajang mobil-mobil unik. Ada 9 wahana yaitu Hall, Pecinan Zone, Batavia Zone, Gangster Town, Europe Zone, Buckingham Palace, Las Vegas, Hollywood, dan Floating Market.

Seperti namanya, Museum Angkut berisi tentang sejarah kendaraan di dunia. Ada 300 mobil antik yang dipamerkan di sini. Bukan hanya kendaraan dari Indonesia saja, tetapi juga kendaraan transportasi dari negara-negara luar.

Nunuk mengatakan, ada beberapa wahana baru di Museum Angkut, yang pastinya tidak kalah menarik dan menggoda untuk dijadikan ajang selfie foto. Yakni, House of Folk serta Kids Ride.

“Di House of Folk pengunjung bisa menyewa kostum dan foto-foto di taman Buckingham. Bisa dibilang hampir mirip dengan farm house. Untuk Kids Ride bisa menampung empat penumpang berkeliling area museum,” urai Nunuk.

Ada zona negara benua Eropa seperti Belanda, Perancis, Italia, Jerman dan Inggris. Selain itu juga ada zona Hollywood, Las Vegas dan Broadway Street.

Masih terletak dalam satu kawasan, ada Pasar Apung Nusantara dan Museum D’Topeng. Suasana pasar berbentuk seperti kampung air tradisonal. Di situ bisa menikmati kuliner khas dan membeli berbagai suvenir lokal, dan juga bisa berkeliling di atas perahu kecil, sambil menikmati suasana.