Wow! ​Polda Jatim Ambil Alih Kasus OTT Pejabat Pemkot Batu

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Jatim

MALANG-NEWS – Pada Kamis (24/8/17) malam lalu, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada tiga pejabat Pemerintah Kota Batu.

Kini, kasus tersebut telah diambil alih oleh Polda Jatim. OTT tersebut terkait dengan kasus dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh pejabat Pemerintah Kota Batu, terhadap seorang rekanan proyek konstruksi bangunan.

Pelimpahan penanganan kasus dilakukan pasca Polres Batu terlihat memiliki kendala, hingga memutuskan untuk memulangkan ketiga oknum pegawai Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Cipta Karya Pemkot Batu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, membenarkan terkait ditariknya kasus OTT Satgas Saber Pungli Kemenko Polhukam dari Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Polres Batu. Hal ini seiring dengan perintah langsung dari Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin.

Pada sejumlah awak media yang kala itu berada di ruang humas Polda Jatim, Barung menuturkan, pengalihan penyelidikan itu berdasarkan instruksi langsung dari Bapak Kapolda.

“Yang nangkap (OTT) Mabes (Satgas Saber Pungli) dan hari ini diserahkan ke kami (Polda Jatim),” kata Kombes Pol Frans Barung Mangera. Selasa (29/8/17).

Frans Barung menambahkan, Kapolda Jatim memerintahkan tim khusus Dirkrimsus untuk segera menangani kasus yang melibatkan tiga oknum pejabat di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu tersebut. Bahkan, menurutnya, dalam waktu dekat, terduga pelaku pungli akan menjalani serangkaian pemeriksaan di Mapolda Jatim.

“Ya baru hari ini kasusnya kami tarik. Bukti sudah valid, mungkin besok (Rabu) atau Kamis (31/8/17) kami panggil (oknum Pemkot Batu), tetapi hari ini instruksi Kapolda Jawa Timur untuk mengambil alih kasus itu ke Reskrimsus Polda Jatim, dan hari ini secara resmi mengambil alih kasus OTT yang dilakukan oleh Mabes Polri,” imbuh Barung.