​Sebanyak 16 Siswa SDN Pandanrejo 01 Keracunan, Pemkot Batu Justru Melanjutkan Program Minum Susu

Siswa SDN Pandanrejo 01 kelas V, saat menunjukkan susu bekas yang diduga beracun
Siswa SDN Pandanrejo 01 kelas V, saat menunjukkan susu bekas yang diduga beracun

MALANG-NEWS.COM – Pemkot Batu melalui Dinas Pendidikan memprogramkan minum susu gratis, kepada siswa ditingkat TK, SD sampai SMP diseluruh Kota Batu. Namun saat susu tersebut dibagikan ke sekolah SDN Pandanrejo 01.

Sebanyak 16 siswa tersebut mendadak menjadi pusing, mual dan muntah, itu dikarenakan usai mereka meminum susu produksi KUD Batu, sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi. Beruntung para korban yang diduga keracunan susu itu segera tertangani Puskesmas Bumiaji.

Seluruh siswa kini telah dipulangkan ke rumah masing-masing, sesaat setelah mendapatkan penanganan medis dari Pukesmas setempat.

Pasca keracunan massal tersebut dari 16 siswa SDN Pandanrajo 01, saat ini Pemkot Batu justru tidak menghentikan program minum susu itu. Pihak Pemkot berdalih bakal menunggu hasil uji lab dari sampel susu yang diduga beracun.

Menurut Mistin Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Batu, mengatakan, pihaknya tidak akan menghentikan program minum susu gratis di tingkat TK SD sampai SMP tersebut. Justru pihaknya lebih memilih untuk menunggu hasil dari uji laboratorium dari sampel susu produksi KUD Batu itu. Kini sampel susu tersebut telah dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Jatim.

“Pada dasarnya memang kami tidak khawatir. Namun juga tidak ingin mengandai-andai. Sebab Tanggal kedaluarsa susunya kan masih dua hari lagi, ini memang program rutin nutrisi tambahan. Jadi program ini sudah berlangsung selama dua tahun,” kata Mistin, saat ditemui diruangannya. Rabu (6/9/17).

Iapun juga menambahkan, pihaknya bahkan jauh-jauh hari sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pemkot Batu.

“Ya kita memang sudah koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan, mungkin susu itu cara penyimpanannya saja yang salah, sehingga suhunya berubah,” imbuhnya. (MN)