​Wow! Ternyata Kota Batu, Sudah Lama Menjadi Bidikan Tim Saber Pungli Mabes Polri

Brigjen Polisi Widiyanto Poesoko, Ketua tim saber pungli Mabes Polri
Brigjen Polisi Widiyanto Poesoko, Ketua tim saber pungli Mabes Polri

MALANG-NEWS.COM – Terkait dengan penangkapan Kabid Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Cipta Karya Pemkot Batu, yakni, WN oleh Tim Saber Pungli Pusat Mabes Polri, kini pihaknya terus mendalami terkait dengan dugaan suap/pungli fee proyek yang dilakukan oleh oknum Dinas tersebut. Dan kini kabar terbarunya, ternyata Kota Batu sudah lama menjadi bidikan tim saber pungli Mabes Polri.

Ketua Tim Saber Pungli Pusat Mabes Polri, Brigjen Widiyanto Poesoko mengatakan berdasarkan hasil dari keterangan tiga saksi, ternyata sudah terhitung 18 kali ia (WN) alias Y melakukan aksinya. Akan tetapi menurut Brigjen Widiyanto, saat ini tim masih melakukan pendalaman terhadap kasus OTT tersebut.

“Ya saat ini kita masih mendalami, aksinya tersebut ia mengaku sudah dilakukan 18 kali. Namun apakah benar, ini masih diperiksa intensif. Sementara BB yang berhasil diamankan hanya Rp 25 juta, dari hasil pengamanan tadi malam oleh tim,” jelasnya. Jumat (25/8/17)

Ketika ditanya terkait dengan proyek pembangunannya dimana? Dirinya menegaskan, saat PT Gunadharma Anugerajaya selaku pelapor mengarap pembangunan Gor Gajahmada. Untuk rincian data yang sudah beredar sejumlah uang senilai Rp 805 juta, yang disebutkan telah diserahkan ke dewan, sekpri, KONI, Sekertaris PU, ULP, Operasional, persiapan rapat, pembukaan, acara peresmian, entertainment, dan Kadis Himpun. Namun hingga saat ini, tim masih mengkajinya.

“Saat ini tim kita masih mendalami perihal kasus OTT tersebut, kan belum tentu juga benar semua, karena data bisa dibuat-buat. Dan saat ini tim kami masih terus menindaklanjuti,” terangnya.

Rencananya hari ini, tim akan memanggil pihak PT selaku rekanan dan pihak Pemkot Batu. Berdasarkan semua nama yang dicatut, akan diuji betul dalam pemeriksaan nantinya.

“Terkait dengan kasus WN ini, kami memang berencana akan memanggil semua nama yang dicatut dan dikaji betul. Baik nantinya rekanan dan Pemkot Batu serta beberapa nama yang ia (WN) sebutkan. Dan saat ini kita masih melakukan proses penyelidikan,” papar Jenderal Polisi bintang satu ini.