Edarkan Barang Laknat, Warga Asal Rogonoto di Ringkus Polsek Singosari

Nampak petugas Polsek Singosari saat mengamankan pelaku

MALANG-NEWS.COM – Sat Reskrim Polsek Singosari kembali meraih prestasi. Pasalnya, dalam akhir bulan ini berhasil ekspos 3 perkara, sehingga patut mendapat apresiasi dalam menjaga stabilitas keamanan dibawah naungan Polsek Singosari, Rabu (5/12/2018)

Seusai meringkus dukun Abal-abal dan amankan 28 unit motor balap liar, kini Satuan Reserse Polsek Singosari kembali bekuk pemuda asal Rogonoto, Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari karena mengedarkan barang laknat, yakni sabu-sabu.

Polisi berhasil amankan satu paket sabu dengan berat 0,4 gram. Selain itu, juga mengamankan barang bukti lainnya seperti Hp Android Oppo warna hitam, dan uang hasil penjualan sebesar Rp. 435 ribu.

Tidak hanya itu, polisi juga amankan barang bukti lainnya, yakni satu buah alat pakai sabu, satu unit sepeda motor Yamaha tipe (Mio GT) warna hitam silver dengan Nopol N 4503 HHA, dan ikat pinggang yang digunakan untuk menyimpan sabu-sabu.

Penangkapan tersebut, dilakukan dengan cepat dan tepat seusai mendapatkan laporan dari warga, bahwasannya jalan tol Nampes sering dijadikan tempat transaksi.

Kejadian itupun juga dibenarkan oleh Kapolsek Singosari Kompol Untung Bagyo Riyanto, S.H, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mendapati seseorang yang sedang bertransaksi narkotika jenis sabu-sabu yang kemudian dilakukan penangkapan.

“Penangkapan ini berkat laporan dari warga, bahwasannya tempat itu sering dijadikan tempat transaksi. Ternyata ketika petugas melakukan penyelidikan, berhasil mendapati dan menangkap seseorang yang saat itu sedang transaksi,” terang Kapolsek Singosari Kompol Untung Bagyo Riyanto, S.H.

Dalam penggeledahan yang sedang berlangsung, petugas berhasil menemukan satu poket bungkus plastik berisi sabu dan uang hasil penjualan serta alat untuk pakai sabu.

“Setelah kami introgasi, pelaku mengaku barang laknat tersebut di dapati dari seseorang dengan inisial W, kemudian petugas membawa pelaku dan barang bukti ke kantor guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” imbuh pria pangkat melati satu dipundaknya itu.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 112 atau 114 UU. RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Mad/Sac).