Mbois! Walikota Batu Hj. Dewanti Rumpoko Raih Penghargaan Ini

Walikota Batu Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si, saat menerima penghargaan Top IT 2018 untuk kategori aplikasi
Walikota Batu Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si, saat sesi foto bersama usai menerima penghargaan Top IT 2018 untuk kategori aplikasi terbaik di Golden Ballroom The Sultan Hotel Jakarta. Foto: Istimewa/malangNEWS

MALANG NEWS – Program Batu Smart City yang diluncurkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkot Batu terdapat tiga aplikasi Information Technology (IT) yang dapat diunduh melalui Google Play Store, yakni diantaranya Among Tani, Among Warga dan Among Kota.

Setiap aplikasi memberikan layanan secara khusus serta dilengkapi dengan fasilitas GPS (Geographic Positioning System) dan nomor telepon darurat yang sewaktu-waktu dapat dihubungi dengan mudah.

Karena itulah, Pemkot Batu mendapatkan penghargaan Top IT 2018 untuk kategori aplikasi. Sebab, Kota Batu dinilai merupakan satu-satunya yang memanfaatkan aplikasi IT di bidang pertanian 2018.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Walikota Batu Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si bertempat di Golden Ballroom The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (6/12/18).

“Alhamdulillah dengan penghargaan ini kedepan dalam segi pelayanan kepada masyarakat agar lebih baik lagi. Paling tidak menambah semangat kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Batu,” kata Dewanti yang juga Politisi PDIP ini.

Lanjut mantan None Jakarta ini, bila Pemkot Batu dinilai berhak mendapatkan penghargaan Top IT On Agro Application dalam Program Batu Smart City tersebut.

“Aplikasi ini bisa membuat segala keperluan di Kota Batu lebih mudah dan efisien, karena dengan mudah diakses juga sekali klik urusan bisa dengan cepat terselesaikan,” kata istri Eddy Rumpoko ini.

Dirinya mencontohkan, seperti salah satunya aplikasi Among Warga. Aplikasi tersebut terkait dengan semua pelayanan publik.

“Ya, semisal pantauan lalu lintas saat ini, seperti arus lalu lintas di jalan raya, kemacetan, kecelakaan, pohon tumbang, perubahan cuaca dan lain sebagainya,” terang Dewanti.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat Kota Batu bisa menyampaikan keluhan bahkan saran beserta kritik yang membangun.

“Masyarakat dapat menyampaikan kritik, keluhan dan saran lewat tiga aplikasi itu. Kami akan merespon langsung untuk menyelesaikan persoalan yang ada. Nantinya, dinas terkait bakal langsung memberikan penanganan,” urainya.

Sedangkan aplikasi Among Kota, itu terkait dengan informasi dan pelayanan di Kota Batu.

“Seperti informasi berita, tempat wisata, transportasi publik, administrasi kependudukan dan nomor kontak darurat. Kalau aplikasi Among Tani yang dapat penghargaan kali ini khusus untuk pertanian. Itu bisa menjadi arena bisnis melalui digital,” paparnya.

Menurut Dewanti, aplikasi Among Tani tersebut merupakan alat komunikasi antara petani dan semua pihak terkait. Bahkan yang tak kalah canggih, para petani bisa dengan mudah menginformasikan mengakses soal informasi dunia agro wisata.

Itu mengingat, mulai dari proses penanaman, pemeliharaan hingga panen dan pasca panen. Bahkan, petani bisa menyampaikan keluhan jika tanamannya terserang penyakit atau hama.

Bila hal itu terjadi, ungkap Dewanti, Dinas Pertanian Pemkot Batu bakal turun langsung ke lapangan untuk membantu para petani.

“Dinas Pertanian akan memberikan bantuan penanganan masalah penyakit atau hama yang menyerang tanaman milik petani. Selain itu, lewat Among Tani tersebut para petani bisa menginformasikan stok komoditas yang dimilikinya. Mulai dari sayuran, buah, padi hingga jagung, cabe, jamur tiram, bawang, apel, jeruk, jambu, seledri dan sebagainya,” beber Dewanti.

Berdasarkan dari informasi tersebut, konsumen bisa berhubungan langsung dengan para petani.

“ini bisa mempermudah petani, mereka bisa menjual langsung pada konsumen tanpa perantara. Sebab nomor kontak tiap petani dimasukkan dalam aplikasi tersebut,” pungkasnya.

Pewarta : Eko Sabdianto

Editor : Andi Rachmanto

Publisher : Andri Priyo Utomo