Waduh! 4 Orang Sindikat Pengedar Sabu Ditangkap BNN Kota Batu

Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Bambang Budi Santoso (kanan), Kepala BNN Kota Batu AKBP Heru Cahyo Wibowo (kiri), saat gelar Press Release penangkapan 4 sindikat pengedar sabu
Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Bambang Budi Santoso (kanan), Kepala BNN Kota Batu AKBP Heru Cahyo Wibowo (kiri), saat gelar Press Release penangkapan 4 sindikat pengedar sabu

MALANG-NEWS.COM – Ditengah-tengah kesibukannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan peringatan HANI 2018 Propinsi Jawa Timur, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu tetap selalu siaga dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kota Batu.

Hal ini dibuktikan BNN Kota Batu, atas penangkapan terhadap 4 orang sindikat pengedar sabu beserta barang bukti berupa sabu seberat 36,15 gram dengan nilai total uang sejumlah Rp 7.95 juta.

Keberhasilan BNN Kota Batu dalam penangkapan 4 orang sindikat pengedar sabu ini, juga disampaikan oleh Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Bambang Budi Santoso, pada saat press release usai kegiatan puncak pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018, di Balaikota Among Tani, pada Senin (16/7/18 ).

Bambang Budi Santoso menyampaikan, bahwa pada Sabtu tanggal 14 Juli 2018, telah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika di Desa Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, kemudian dilakukan pendalaman dan penyelidikan kebenaran informasi tersebut. Dan dari hasil penyelidikan, petugas lalu melakukan penangkapan terhadap 4 pelaku di tempat yang berbeda.

“Telah kami amankan diarea SPBU Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu seorang pelaku berinisial AR usia 28 tahun pekerjaan dagang . Dari tangan pelaku AR, petugas berhasil mengamankan barang bukti yaitu 1 poket sabu seberat 1 gram, uang tunai Rp.1.630.000 (satu juta enam ratus tiga puluh ribu rupiah), 1 buah HP merk Huawei. Kemudian penangkapan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Pelaku berinisial YH usia 35 tahun pekerjaan petani dan AN usia 34 tahun, pekerjaan swasta. Dari tangan pelaku YH, petugas berhasil mengamankan barang bukti 10 poket sabu sebesar 6,30 (enam koma tiga puluh) gram, uang tunai Rp.1.970.000, (satu juta sembilan ratus tujuh puluh ribu rupiah ), 1 buah timbangan digital dan seperangkap alat hisap sabu. Penangkapan ke tiga di Desa Karang Juwet, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Pelaku berinisial AF usia 17 tahun pekerjaan petani. Dari tangan tersangka telah berhasil diamankan barang bukti 2 poket sabu sebesar 28,85 (dua puluh delapan koma delapan puluh lima) gram, uang tunai Rp.4.350.000 (empat juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah), 1 buah HP merk samsung J5 2016, 1 buah timbangan digital dan seperangkat alat hisap sabu. Dari penangkapan ke empat ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti dengan total sabu keseluruhan sebanyak 36,15 (tiga puluh eman koma lima belas ) gram, total uang sejumlah Rp.7.950.000 (tujuh juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) dan dari ketiga tersangka tersebut, telah dilakukan test urine dan semuanya positif mengandung Amphemethamin, saat ini dilakukan proses penyidikan di BNN Kota Batu,” ungkap BBS sapaan akrab Brigjen Pol Drs. Bambang Budi Santoso. (Dian)